Kamis, 05 Februari 2015

APAKAH SOBAT BERADA DIPERUSAHAAN YANG SIAP UNTUK PENSIUN

APAKAH SOBAT BERADA DIPERUSAHAAN YANG SIAP UNTUK PENSIUN
salam sukses sahabat pinjaman-uang.com kali ini posting ini terinspirasi dari koran usang bekas bungkus kado dimana terdapat tulisan yang  menyajikan pandangan menarik dari pakar keuangan (financial planner). Tentang fakta bahwa 9 dari 10 karyawan di Indonesia kenyataannya tidak siap untuk hadapi waktu pensiun. 

kenyataannya kita kerap kali kita melihat sebagian pegawai yang sudah masuk waktu pensiun hadapi kehidupan finansial yang berat. Beban biaya hidup makin mahal, dan karena makin tua, biasanya biaya kesehatan juga makin melesat (oleh karena itu, hidup sehatlah sejak sekarang ini). Nah pas situasi seperti itu, pendapatan bulanan nyaris nihil karena sudah pensiun. Lalu mau hidup dengan cara apa?
Sebelum kita membahas bagaimana solusinya ( monggo dibaca phk atau pensiun saatnya lebih maju ) , kita memetakan dulu LIMA TYPE kebijakan yang diambil oleh perusahaan dalam berikan dana pensiun pada sebagian pegawainya. sobat mujur sekali apabila bisa bekerja pada perusahaan yang oke dalam berikan kesejahteraan untuk sebagian pegawai yang masuk pension namun sebaliknya jika menurut sobat perusahaan itu tidak peduli sebaiknya hengkang sejak dini walau perusahaan itu punya nama besar.

Type pertama kita sebut saja sebagai Type Yang dimimpikan. Jenis perusahaan yang masuk grup ini relatif sedikit, dan hanya mereka yang benar-benar peduli pada karyawan yang memberikan penghargaan atas jasa karyawannya. Dalam type ini, sejak awal sobat masuk, perusahaan telah berikan donasi pensiun (biasanya sekitar 10% dari gaji karyawan) dan lantas menyimpannya berupa investasi (bisa dalam deposito atau reksadana). Nominal dana itu pasti akan makin tumbuh searah dengan gaji yang senantiasa  bertambah (lantaran perusahaan selalu berikan 10% dari gaji). Jadi apabila sobat jadi pegawai di perusahaan itu dan bergaji 5 juta/bln., jadi perusahaan berikan donasi pensiun 500 ribu/bln., dan dengan cara otomatis disimpan untuk di-investasikan. Apabila pengelolaan investasinya bagus (dan biasanya bagus, terutama apabila diinvestasikan dalam reksadana), jadi donasi pensiun itu bisa tumbuh berlipat. Apabila sobat bekerja di perusahaan ini sejak mulai umur 25 th. hingga pensiun pada usia 55 th., dan dengan asumsi imbalan investasi rata-rata 15% per th., maka waktu pensiun kita bisa mendapat dana pesangon sekitar Rp 2 – 3 milyar. Wow banget bukan? 

Type Ke-2 kita sebut saja sebagai Type Oke. Dalam perusahaan sejenis ini, biasanya kita hanya diberi pesangon yang relatif besar, plus tunjangan pensiun bulanan (yang akan diberikan sampai meninggal dunia) sebesar 15 % dari gaji terakhir. Apabila sobat bekerja selama sekitar 20 th. di perusahaan ini, dengan gaji terakhir sekitar 15 juta/bln., jadi besarnya pesangon pensiun beberapa sekitar Rp 700 jutaan, plus tunjangan pensiun bulanan sekitar 2 jutaan/bln.. itas good bukan. 

Type ketiga kita sebut saja tipe standart dalam perusahaan ini semua kebijakannya di sesuaikan dengan aturan pemerintah sudah cukup banyak perusahaan yang punya jiwa besar untuk patuhi aturan pemerintah walau tidak cukup besar namun uang pesangon ini bias digunakan untuk modal usaha menopang hidup keluarga

Type keempat kita sebut saja sebagai Type Lumayan. Dalam organisasi seperti ini tidak ada pesangon pensiun sekalipun. Cape deh. Namun agak lumayan karena kita diberikan tunjangan pensiun bulanan (yang besarnya juga sekitar 15 % dari gaji terakhir). Jadi apabila pas pensiun gaji sobat beberapa 10 juta/bln., jadi tunjangan bulanan ini ada pada angka 1, 5 juta/bln.. Agak berat untuk selalu bisa hidup dengan standard waktu sobat tetap masih bekerja full.

Type kelima kita sebut saja Type Termehek-mehek. Dalam perusahaan ini, waktu sobat pensiun dan telah mengabdi beratus-ratus th. lamanya, jadi yang ada cuma hanya pengucapan terima kasih plus amplop yang diisi paling banter uang beberapa kali gaji dengan alas an pernah membuat kesepakatan dengan surat pernyataan (hanya sebagai salam perpisahan yang menyedihkan). Jadi lalu, mau hidup dari uang siapa? aDoh. 

Apabila sobat kebetulan sekarang ini bekerja pada type pertama dan type ke-2, sobat mujur sekali. Dengan uang pesangon yang gede itu, sobat bisa memiliki modal yang cukup untuk buka usaha sendiri. Namun apabila sobat kenyataannya bekerja pada perusahaan yang masuk grup Type Ketiga dan Keempat, ya nasib deh. Solusinya yang simpel mungkin saja saja ini : cobalah geser kerja ke perusahaan yang bertipe pertama dan ke-2. Yang parah lagi sobat berada pada perusahaan type kelima

Tetapi apabila ndak ada pilihan untuk geser, jadi cepatlah mulai sekarang ini melalui untuk memulai usaha sampingan. Harus mulai dari sekarang ini, jangan sampai menunggu waktu umur sobat sudah masuk usia 50 th. (sudah sangat terlambat). Apabila asumsi usia sobat sekarang ini yakni 30 th., jadi sobat tetap masih memiliki waktu 25 th. untuk berjuang agar usaha sampingan sobat itu berhasil. 
Oke semoga sobat nanti bisa masuk waktu pensiun dengan sejahtera. 
Goodluck and have a productive life

1 komentar:

  1. Pak hery benar sekali postingnya tapi ada permasalahn yang tidak dibahas masalah sulitnya mencari lapangan kerja saat ini tolong solusinya

    BalasHapus

Trimakasih atas komentar sobat, saya akan membalas secepatnya, salam sukses!!

BACA JUGA POSTING LAINNYA