Kamis, 08 Januari 2015

pinjaman dana cepat harus dapat dipertanggungjawabkan

pinjaman dana cepat harus dapat dipertanggungjawabkan
dalam hal pengembalian pinjaman uang terkadang tidak jelas. penghasilan bulanan lenyap untuk membayar angsuran pinjaman. pada mulanya yaitu hal tersebut wajar dimata kita, seperti halnya gali lobang tutup lobang
manusia dalam menjalani kehidupannya kadang tidak selamanya keadaan itu baik, kadang-kadang saat kita dihantam cobaan hidup, contohnya sakit dan harus dirawat di rumah sakit, pasti banyak pengeluaran untuk pengobatannya. keharusan dalam memintam uang harus ditempuh banyak orang memanfaatkan pinjaman dana cepat, untuk membayar kebutuhan yang mendesak.

trus adakah hidup tanpa hutang ?
pertanyaan adalah apakah bisa hidup tanpa hutang ? djawabannya bisa.
kuncinya yaitu janganlah berpikir uang harus mengikuti keperluan kita namun kitalah yang mengikuti uang. memang hal tersebut sangat lah sulit. butuh mental baja serta prinsip kuat untuk tidak terpancing menggunakan pinjaman uang yang kadang-kadang di tawarkan dengan obral oleh instansi pendanaan

banyak cara dilakukan marketing pinjaman, contohnya tawaran pinjaman uang tanpa agunan bunga 0 %. godaan itu benar-benar sangat berbahaya. belum lagi kartu kredit yang dapat digunakan sampai 100 juta rupiah /hari untuk premium card. uang jatuh dari langit itu dapat bikin orang buta mata serta buta hati.
kehidupan yang amat konsumtif serta hedonisme yang telah merajarela dapat bikin orang memerlukan uang yang banyak. tetapi, perlu difikirkan lagi tentang hidup simpel serta sedikit mengumbar rasa pingin akan suatu hal, kehidupan tetap harus indah serta damai. yang sangat mutlak adalah makan sehat, hidup teratur, serta berpariwisata cukup

pinjaman adalah bagian hutang janji

tolonglah, saya baru saja kecopetan serta anak saya kelaparan. saya perlu duit untuk pulang. pinjami saya rp200. 000, 00 saja. sesudah mudik, duit segera saya kembalikan. oya, transfernya janganlah ke rekening saya, namun ke rekening pak polisi disini ................... tolonglah ! kata-kata sms yang amat memelas.

potret ini barangkali saja banyak berlangsung di lingkungan anda. waspadalah, jangan sempat tertipu 2 x dengan orang layaknya ini. dana utang yang dia peroleh terkadang habis cuma untuk beli rokok atau perihal tidak mutlak yang lain. kadang-kadang, sedikit susah membedakan mana orang yang betul-betul jujur serta akan mengembalikan utangnya pas waktu serta mana yang cuma berkedok mengutang namun sebenarnya akan menipu.

pinjaman adalah janji kejujuran apabila punya niat tidak mengembalikan pinjaman uang, dapat dikatakan bahwa orang tersebut sudah berkhianat atas kejujurannya sendiri. orang layaknya ini telah menggadaikan harga dirinya dengan amat murah. semoga kita seluruh terhindar dari karakter seperti itu. yang namanya pinjam uang tentu harus membayarnya, didalam waktu yang telah disepakati, bukan hanya. kadang-kadang ada masalah yang terjadi dalam pengembalian uang pinjaman itu

saat pembayaran terlambat untuk dilunasi, tentu hal itu menyebabkan masalah baru lagi. pasti mengecewakan pendananya bukan hanya. reaksinya lalu macam-macam ada yang cepat emosi, menagih dengan paksa. ada juga yang pengertian dengan situasi anda.

apabila ada mengetahui watak seseorang yang tidak senang pada aat sulit mengembalikan hutang, perihal yang butuh dikerjakan yaitu seperti berikut sebagai seorang pendana

bicara dengan baik-baik
ajaklah dia mengulas kesulitannya serta seberapa dapat dia mengembalikan utangnya. berilah dia tenggat waktu yang agak lebih lama untuk melunasi utangnya. barangkali usahanya belum lancar, dikarenakan terbentur factor kali yang tidak diprediksi pada mulanya. berpikir positif tentu berikan hasil yang positif juga.

keringanan dengan mencicil
apabila dia kesusahan dalam melunasi pinjaman disebabkan penghasilannya digunakan untuk keperluan pokok, bantulah dia melunasi utang-utangnya. dapat juga berikan keringan cicilan pada pengembalian pinjaman. barangkali usahanya kurang bagus. anda dapat menolong beli produknya atau menolong memasarkan produknya supaya omzet dapat naik.

turunkan nilai hutang
apabila dia akan berutang lagi, beri pinjaman uang sekadarnya serta katakan saat ini anda tidak dapat berikan pinjaman uang lagi. ambillah contoh saat rekan atau partner usaha anda kembali mengajukan utang ke-2 atau ketiga dengan sebesar 5 juta, beri saja 3 juta. dikarenakan hutang-hutang yang dulu pelunasannya tidak pas waktu. lantas anda mesti dapat mengukur kekuatan finansial orang tersebut. makin banyak berhutang pasti tidak baik.

bikin pinjaman uang manjadi untung
utang pada bank untuk kepentingan menggerakan roda usaha, itu adalah sebuah hal biasa. meminjam uang pada bank atau orang lain merupakan salah satu langkah untuk menaikan omzet penjualan atau menaikan jumlah produksi supaya omzet penjualan jadi tambah banyak. pada umumnya wirausahawan yang berbasis produksi, meminjam dana dan digunakan sebagai antisipasi untuk meningkatkan jumlah produksi

aset semakin besar dari hutang
supaya martabat anda tidak turun di mata orang lain. maka serahkanlah agunan yang sebanding atau harga nya lebih mahal dari nilai hutang. tujuan penyertaan agunan pada pemilih hutang yaitu supaya mereka juga yakin pada anda, serta mereka jadi tidak kehilangan uangnya. lantas saat hutang anda tiba-tiba macet, agunan dapat segera dia punyai sebagai pengganti uangnya.
wujud jaminan banyak jenisnya, dapat emas, motor, mobil, serta sertifikat tanah. itu seluruh bergantung dengan jumlah hutang. tetapi tentu nilai agunan mesti lebih besar dari keseluruhan hutangnya.

untuk anda yang mempunyai usaha usaha, pasti tidak asing lagi pada urusan hutang piutang dagang. terlebih ada sistem perdagangan yang menggunakan pembayaran di belakang. maksudnya pedangan mengambil barang dahulu, lantas pembayarannya 1 minggu lantas atau 1 bulan lantas.

langkah supaya usaha anda tidak hancur dikarenakan modal, baiknya ada rasionya, contohnya 30% :70%. maksudnya hutang ( product & ; dana ) tidak kian lebih 30 persen dari keseluruhan omzet. namun 70% yaitu jumlah barang dagangan. lantas hutang tidak bisa semakin besar dari dagangan anda. jangan sempat saat product habis terjual namun terus tetap menanggung hutang, itu namanya rugi.

nah sobat sampai disini dulu semoga bermanfaat posting ini........................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trimakasih atas komentar sobat, saya akan membalas secepatnya, salam sukses!!

BACA JUGA POSTING LAINNYA