Kamis, 08 Januari 2015

Celoteh miris kenaikan bbm

BBM naik..... Mungkin sudah saatnya ea sudah saatnya perubahan harga semua kebutuhan, dan sudah saatnya rakyat miskin yang biasa makan 1 kali untuk 1 hari, menjadi 1 kali untuk 2 hari, sudah saatnya memang banyak yang bilang kenaikan bbm akan berdampak baik untuk jangka panjang trus jangka pendeknya ga difikirin mau dikemanain jangka pendeknya mau pada tutup mata... Ea ga apa2 she tutup mata cos akan banyak rakyat miskin mendoakan agar tuhan menutup mata anda selama-lamanya seperti keinginan anda

Wew kok kesel banget owner www.pinjaman-uang.com yang melayani pinjaman uang cepat menanggapi kenaikan bbm ini ..... Ia sobat saya pribadi memang kurang setuju masalah kenaikan dan saya tumpahkan dalam posting yang saya tulis sebelum kenaikan bbm dengan judul apresiasi jari tengah untuk kenaikan bbm, memang secara
garis besar ga pengaruh terhadap aktifitas keseharian saya pribadi kekesalan saya terhadap kebijakan ini memuncak saat beberapa jam sebelum pengumuman kenaikan kenapa monggo sobat baca kisah nyata dibawah ini

Sepulang kerja seperti biasa saya duduk bersama rekan kerja di warung mang hendra ngobrol ngalor ngidul yang kata orang ga jelas tapi kalo di cermati banyak ilmu betebaran dari pembicaraan itu, satu persatu pulang tinggal saya dan bos tirta, saya lihat jam menunjukkan setengah sembilan, mata bos tirta terpaku melihat seorang bapak yang menggendong anaknya melangkah gontai hampir ditengah jalan raya, dan saya pun ikut memperhatikannya, kasian yach hanya kata itu yang kami ucapkan sebab jarak kami dan bapak tersebut cukup jauh

Jam 9 malam saya putuskan pulang, bergegas saya melaju dengan motor saya, dan dilampu merah pertama di depan penvil pejaten mau tak mau saya harus berhenti karena lampu merah, mata saya menatap kesebrang upsss... Bapak yang menggendong anak itu sedang ingin menyebrang menuju arah kali bata seperti pengemis tapi tidak mengemis, saking penasarannya saya bermaksud menanyakan keadaannya
Lampu hijau menyalan langsung saya mengejar bapak itu, seteh bertemu saya bertanya sedikit pembicaraan kami waktu bertemu

  • Saya. : maaf pak, bapak mau kemana
  • bpk   : mau kemagelang jawa tengah dik (sambil tetap berjalan seakan takut)
  • Saya. : kemagelang, sebentar pak berhenti dulu ( bpk itu berhenti, dan saya lihat mata sebelah kirinya buta karena katarak, pakaiannya lusuh anaknya digendung dengan kain umurnya kira-kira 12 th) bapak sudah makan belum, kalo belum ayo makan dulu, kasihan anak bpk
  • Bpk   : ga usah dik saya harus sampe stasiun jati negara pagi ini
  • Saya. : loh kok bapak jalan memang dari mana pak, anak bpk kenapa
  • Bpk   : saya dari gandul dik jalan yah karena ga punya uang, mungkin anak saya kecapean dari sore sudah jalan
  • Saya. : mau terus jalan pak sampe jatinegara memang uangnya hanya cukup buat naik kereta
  • Bpk   : ga dik saya ga punya uang sama sekali paling ada buat 1 kali makan mau numpang az dikereta
  • Saya. : memang disini bpk sama siapa kok mau pulang kemagelang
  • Bpk   : kerja serabutan aja dik yang penting bisa untuk makan saya dan anak saya ini (sambil mengelus kepala anaknya yang sedang tidur) saya ga mau dijakarta lagi katanya besok bensin mau naik nanti saya dan anak saya harus bagaimana, buat makan az susah
  • Saya. : bapak benar ga mau makan...
  • Bpk   : ga usah dik trimakasih banyak
  • Saya. : ya udah pak maaf kalo saya bertanya di jalan, oh ea (sambil mengambil uang) ini pak maaf buat ongkos dan makan, semoga sampai magelang
  • Bpk   : (wajah bingung) iya dik makasih banyak yah
  • Saya  : hati-hati pak ( sambil putar arak lagi pulang kerumah)

Ga usah bicara seluruh rakyat indonesia, mengenaskan jika saya ingat semalam, bagaimana seorang bapak berjalan menggendong anaknya puluhan kilometer tanpa uang hanya untuk menghindari efek kenaikan bbm, puluhan aparat berseragam malah ratusan ia lewati, ribuan orang pasti sudah melihat ia saat berjalan menelusuri jalan raya, kalian semua kemana, saya jadi teringat berita seorang ayah yang menggendong mayat anaknya kebogor, yang lalu di tengah jalan ditangkap polisi dan di introgasi, cape dech......


  • Kalo kalian bilang bbm bersubsidi ga tepat sasaran, maka saya bertanya apakah kalian berani menindak pemanfaat bbm bersubsidi yang berdasi dan berkantong tebal
  • Kalo kalian bilang bbm bersubsidi indonesia sangat murah, maka saya bertanya berapa pendapatan perkapita vs harga bbm ditempat lain berbanding dengan kita
  • Kalo kalian bilang ada blsm maka saya bertanya berapa lama blsm itu ada apakah jika blsm tidak ada bbm akan turun
  • Jika kalian bilang subsidi bbm mengganggu keuangan negara maka saya bertanya silahkan sikat tikus-tikus yang melakukan penyelewengan uang negara lebih banyak mana mereka atau subsidi bbm

Ah sudahlah semua sudah terjadi saya warga negara Indonesia harus taat walau sedih melihat keaadaan ini wakil rakyat jadilah benar-benar wakil rakyat 100% jangan 100% untuk partai, lindungi rakyat karena rakyat telah percaya padamu

kenapa seh www.pinjaman-uang.com posting tulisan ini bukannya blog ini blog tentang pinjaman uang! menurut saya pribadi ga ada salahnya saya menulis ketidak puasan saya, walau mungkin tidak ada gunanya  semoga saja tulisan ini bisa bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trimakasih atas komentar sobat, saya akan membalas secepatnya, salam sukses!!

BACA JUGA POSTING LAINNYA